Pengukuran Tingkat Kebisingan Berbasis IoT di Lingkungan Kerja

Authors

  • Imron Doktor ilmu Lingkungan Universitas Lampung Author
  • Galu Lanuri Author

Keywords:

Faktor Fisika

Abstract

AbstrakKebisingan merupakan salah satu faktor bahaya fisik yang dapat memengaruhi kenyamanan, kesehatan, dan efektivitas aktivitas manusia, termasuk dalam lingkungan pendidikan. Di Indonesia, batas kebisingan untuk area pendidikan ditetapkan sebesar 55 dB(A) berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996, sedangkan Permenaker No. 5 Tahun 2018 menetapkan Nilai Ambang Batas (NAB) kebisingan kerja sebesar 85 dB(A) untuk paparan 8 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kebisingan secara real-time dan berkelanjutan menggunakan sistem berbasis Internet of Things (IoT) di lingkungan Universitas Indo Global Mandiri. Pengukuran dilakukan selama tiga hari pada tiga lokasi, yaitu parkiran, kantin, dan lantai 2 Gedung B, menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Data kebisingan direkam selama 24 jam pada setiap titik, kemudian dianalisis untuk memperoleh nilai minimum, maksimum, rata-rata, serta fluktuasi berdasarkan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh lokasi masih berada dalam kategori aman berdasarkan regulasi nasional, meskipun beberapa lonjakan sesaat melebihi 55 dB di area kantin dan parkiran pada jam-jam tertentu. Area kantin memiliki rata-rata kebisingan tertinggi (48,9 dB), diikuti parkiran (46,3 dB), sementara lantai 2 Gedung B menjadi area paling tenang (44,9 dB). Fluktuasi kebisingan dipengaruhi oleh aktivitas mahasiswa, pergerakan kendaraan, waktu operasional, dan kondisi lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi IoT efektif dalam menyediakan pemantauan kebisingan kontinu dan komprehensif, serta berpotensi menjadi dasar pengendalian kebisingan kampus yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Kata Kunci: Kebisingan, Internet Of Things (IoT), Pemantauan Real-Time, Lingkungan Kampus, Paparan Kebisingan

Downloads

Published

2026-02-04