Transformasi Penilaian Kelayakan Pinjaman Berbasis Profile Matching (PM) sebagai Upaya Meningkatkan Efisiensi Operasional Koperasi BUMDes
Keywords:
Pinjaman, Profile Matching, Confusion Matrix, BUMDesAbstract
Pengambilan keputusan pemberian pinjaman kepada nasabah BUMDes yang masih dilakukan secara manual,
memungkinkan hasil keputusan yang diambil bersifat subjektif, berakibat pada hasil keputusan yang tidak akurat. Keputusan pemberian
pinjaman yang tidak akurat berpotensi meningkatkan jumlah pinjaman macet yang terjadi. Artikel ini menyajikan model Sistem
Pendukung Keputusan (SPK) penilaian kelayakan pemberian pinjaman dengan menggunakan metode Profile Matching (PM), dengan
mengacu pada kriteria 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral dan Condition). Akurasi kinerja motode PM diuji dengan 30
sampel data pinjaman macet dan pinjaman lancar nasabah sebuah BUMDes, menggunakan teknik Confusion Matrix. Hasil uji
menunjukkan nilai Accuracy 90, Precision 95% dan Recall sebesar 87,5%. Nilai akurasi tersebut tergolong dalam Excellent
Classification berdasarkan kurva ROC (Receiver Operating Characteristic). Metode PM terbukti efektif dan objektif dalam proses
pengambilan keputusan penentuan kelayakan peminjam di BUMDES. Pendekatan ini memungkinkan penilai untuk fokus pada
pemenuhan kriteria utama (Core Factor) yang telah ditetapkan, mengurangi bias subjektif, dan memberikan peringkat yang jelas
berdasarkan perhitungan matematis sederhana. Hal ini membantu BUMDes menyalurkan modal usaha kepada pihak yang paling
kompeten dan berisiko rendah, sehingga meningkatkan kesehatan finansial.





