PENGARUH EKSTRAK MIKROALGA SEBAGAI BIOSTIMULAN TERHADAP KALUS KOPI ARABIKA (Coffea arabica)
Keywords:
Kopi Arabika, kultur jaringan, induksi kalus, Chlorella vulgaris, biostimulan, mikroalgaAbstract
Kopi Arabika (Coffea arabica L.) merupakan komoditas perkebunan penting di Indonesia, namun produktivitasnya masih
relatif rendah akibat keterbatasan bahan tanam berkualitas. Salah satu upaya peningkatan kualitas bibit dapat dilakukan melalui teknik
kultur jaringan, khususnya induksi kalus secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ekstrak mikroalga Chlorella
vulgaris sebagai biostimulan terhadap induksi kalus kopi Arabika varietas Kartika 1. Penelitian dilakukan menggunakan media
Murashige and Skoog (MS) dengan perlakuan penambahan ekstrak mikroalga pada berbagai konsentrasi, baik dengan maupun tanpa
zat pengatur tumbuh (ZPT). Parameter yang diamati meliputi persentase tumbuh eksplan, warna kalus, dan berat eksplan. Data
kuantitatif dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) satu arah dan uji lanjut BNJ pada taraf 5%, sedangkan data kualitatif
dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap persentase
tumbuh eksplan, namun memengaruhi karakter warna kalus dan berat eksplan. Perlakuan kontrol (P0) menghasilkan persentase tumbuh
dan berat eksplan tertinggi, sedangkan penambahan ekstrak mikroalga pada konsentrasi tertentu mampu memodulasi warna kalus
menjadi lebih hijau kekuningan yang mengindikasikan aktivitas metabolisme sel yang lebih aktif. Dengan demikian, ekstrak mikroalga
Chlorella vulgaris berpotensi sebagai biostimulan pendukung dalam kultur jaringan kopi Arabika, meskipun diperlukan optimasi
konsentrasi dan kombinasi media untuk memperoleh hasil yang optimal





