Pengendalian Hama Walang Sangit Menggunakan Pestisida Nabati Ekstrak Daun Mimba, Pepaya, dan Serai Wangi
Keywords:
Pestisida nabati, Walang Sangit, Daun Mimba, Daun Pepaya, Serai WangiAbstract
Walang sangit (Leptocorisa oratorius F.) adalah serangga yang menjadi hama penting di tanaman budidaya terutama padi. Gabah yang terserang walang sangit akan berubah warna bulir padinya sehingga kualitas beras menurun tajam. Kerusakan tanaman padi oleh hama walang sangit seranganya dapat menurunkan hasil 10-40% tetapi di serangan yang berat akibat populasi yang tinggi dapat menurunkan hasil sampai 100%. Oleh karena itu, diperlukan usaha untuk membasmi OPT seperti walang sangit dengan memanfaatkan tumbuhan yang ada di sekitar kita sebagai pestisida alami. Salah satu tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami ialah tanaman mimba, tanaman papaya dan juga serai wangi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Proteksi Tanaman di Balai Besar Pelatihan Pertanian BBPP Ketindan. Perlakuan terdiri atas beberapa konsentrasi yaitu, 0%, 10%, 20%, 40%, 60% dan 80%. Parameter yang diamati adalah mortalitas walang sangit dan perilaku walang sangit sebelum dan sesudah pengaplikasian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida nabati dari campuran ekstrak daun mimba, daun pepaya, dan serai wangi tersebut dapat meningkatkan mortalitas hama walang sangit. Hal ini menunjukkan bahwa bahan nabati tersebut berpotensi sebagai pestisida alami yang efektif dan ramah lingkungan dalam pengendali hama walang sangit (Leptocorisa oratorius F.).





