Pengaruh Pengaplikasian Pestisida Nabati Brotowali (Tinospor crispa (L.) Miers) terhadap Mortalitas Belalang Kayu secara in vitro

Authors

  • Meydinda Rahayu UPN "Veteran" Jawa Timur Author

Keywords:

pestisida nabati, brotowali, belalang kayu, mortalitas

Abstract

Belalang kayu (Valanga nigricornis) merupakan salah satu hama penting yang dapat menurunkan produktivitas tanaman
akibat kerusakan daun yang ditimbulkan. Pengendalian hama umumnya masih bergantung pada pestisida kimia yang berpotensi
menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang
ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi
pestisida nabati berbahan batang brotowali (Tinospora crispa) terhadap mortalitas belalang kayu secara in vitro. Penelitian
dilaksanakan di Laboratorium Proteksi Tanaman Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Lawang, pada Januari–Februari
2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor berupa konsentrasi ekstrak brotowali yang terdiri
atas enam perlakuan (0%, 1%, 5%, 10%, 15%, dan 20%) dan empat ulangan. Parameter yang diamati adalah persentase mortalitas
belalang kayu selama tujuh hari setelah aplikasi. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa
pemberian pestisida nabati brotowali berpengaruh sangat nyata terhadap mortalitas belalang kayu dengan nilai Fhitung (7,8) lebih
besar daripada Ftabel pada taraf 5% dan 1%. Perlakuan konsentrasi 20% memberikan tingkat mortalitas tertinggi sebesar 95% pada
hari ke-7. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak batang brotowali berpotensi digunakan sebagai pestisida nabati dalam
pengendalian hama belalang kayu.

Downloads

Published

2026-02-11